IAIN MANADO – Bertempat di masjid al-Jami’ah IAIN Manado, dalam arahanya di depan 135 orang mahasiswa calon penerima Bidikmisi (23/8/16), Kepala Bagian Akademik Kemahasiswan Biro AUAK IAIN Manado, Fani Zaman, S.Ag menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa Bidikmisi adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri. Wujud kesyukuran ini hendaknya disempurnakan dengan belajar secara sungguh-sungguh serta menghindarkan diri dari hal-hal yang kurang baik.

Pada awal perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2016/2017, mahasiswa baru calon penerima bidik misi dibekali pengetahuan dan keterampilan Baca Tulis al-Qur’an (BTQ). Hal ini bertujuan membangun generasi qur’ani, sebuah cita-cita mulia yang diinginkan bersama. Guna mewujudkan cita-cita tersebut, para calon penerima beasiswa Bidikmisi didorong meningkatkan kecintaannya pada al-Qur’an, kitab panduan hidup orang Islam, dalam bentuk bacaan yang benar dan baik.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibimbing oleh tim pengajar yang ditunjuk oleh Rektor IAIN Manado. Mereka menerima bimbingan dan pelatihan literasi al-Qur’an (mengaji), baca-tulis Al-Qur’an, dan hafal Al-Qur’an (tahfidz) menurut metode baca al-Qur’an yang tepat. (thr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: