IAIN MANADO – Bertempat di Lantai 2, Ruang Rapat, Gedung Rektorat IAIN Manado (7 Maret 2018), Rapat Koordinasi dilaksanakan untuk menindaklanjuti satu dari 31 poin rekomendasi Raker 2018 (Baca: http://www.raker.iain-manado.ac.id/raker-2018-1/raker-2018), yaitu “penguatan kebijakan Program Matrikulasi dan Program Kesantrian Ma’had Al-Jami’ah dengan mengintegrasikannya dengan mata kuliah relevan”.

Rapat yang dimulai pukul 10.15 dan berakhir pukul 12.06 WITA ini dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Manado, Dr. Hj. Rukimina Gonibala, M.Si, didampingi oleh Kepala Unit Pengembangan Bahasa (UPB) IAIN Manado, Sulaiman Mappiasse, Lc., M.Ed., PhD.
Rapat ini dihadiri 21 orang peserta, termasuk Wakil Rektor I, Dr. H. Yasin, M.Si, Wakil Rektor III, Dr. Evra Willya, M.Ag, Dekan Fakultas Syariah (FASYA),  Dr. Suprijati Sarib, M.Si., Kaprodi PAI Pascasarjana, Dr. Ardianto, Kaprodi AS Pascasarjana, Dr. Naskur, M.HI., serta dosen dan pegawai.
Melalui rapat koordinasi ini, semangat pentingnya memperkuat kapasitas IAIN Manado sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi melalui strategi pengemasan program yang terintegrasi secara sistematis guna menerjemahkan visi Multikultural IAIN Manado kembali dipertegas.
Unit Pengembangan Bahasa (www.upb.iain-manado.ac.id) akan membantu proses penguatan kapasitas komunikasi global sivitas akademika, khususnya mahasiswa IAIN Manado, lewat program training bahasa Inggris dan Arab selama setahun bagi seluruh mahasiswa baru IAIN Manado.
Kemampuan bahasa Arab atau bahasa Inggris merupakan indikator kemampuan sivitas akademika IAIN Manado menerjemahkan visi Multikultural IAIN Manado dalam interaksi lokal dan global mereka.
Sementara Program Kesantrian Ma’had Al-Jami’ah IAIN Manado (www.mahad.iain-manado.ac.id) akan membantu proses penguatan karakter sivitas akademika IAIN Manado, khususnya mahasiswa IAIN Manado. Melalui Program Kesantrian, mahasiswa diharapkan memiliki karakter berbasis nilai-nilai universal kemanusiaan dengan tidak meninggalkan nilai-nilai partikular Islam. Karakter yang berakar kuat ke bawah dan kokoh ke atas.
Guna mewujudkan itu semua dalam kerangka bangunanan institusi, maka Program Matrikulasi/Training Bahasa Inggris dan Arab di Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Manado, mulai semester Ganjil 2018, akan diintegrasikan dengan Mata Kuliah Bahasa Inggris dan Bahasa Arab dengan mekanisme sharing nilai kredit dengan porsi sebagai berikut: 60 persen nilai kelas Bahasa Inggris dan Arab berasal dari dosen pengampu dan 40 persen dari nilai keikutsertaan/partisipasi mahasiswa semester 1 dan 2 dalam Program Matrikulasi/Training Bahasa Inggris dan Arab di UPB.
Sementara untuk Program Kesantrian, yang merupakan program character building, disepakati untuk diintegrasikan dengan mata kuliah Studi Multikultural atau Pendidikan Multikultural dengan mekanisme yang sama dengan porsi yang berbeda, yaitu 80 persen nilai dari kelas Multikulutral atau Pendidikan Multikultural dan 20 persen dari nilai keikutsertaan/partisipasi mahasiswa semester 1 dan 2 pada Program Kesantrian Ma’had Al-Jami’ah IAIN Manado.
Rapat koordinasi merekomendasi dua hal penting untuk mewujudkan itu:
1. Perlu segera dilakukan update/revisi Pedoman Akademik pada tingkat institut, fakultas dan prodi.
2. Perlu segera dilakukan update/review kurikulum.
Untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut, Unit Pengembangan Bahasa akan segera menyusun Panduan Teknis Integrasi Program Matrikulasi Bahasa dan Ma’had Al-Jami’ah yang akan diserahkan ke Rektor IAIN Manado untuk disampaikan kepada para pihak yang berpentingan.
Di akhir rapat, peserta mengingatkan perlunya sosialisasi secara menyeluruh tentang kebijakan integrasi program ini.
Sumber: http://www.raker.iain-manado.ac.id/berita/rapatkoordinasiimplementasiintegrasiprogrammatrikulasibahasadanprogramkesantrianmahaddenganmatakuliahbahasadanstudipendidikanmultikulturaliainmanado
%d bloggers like this: