IAIN MANADO – Perkembangan terakhir dalam standar pendidikan nasional pendidikan Indonesia, bukan hanya akreditasi Prodi. yang harus dikantongi sebuah perguruan tinggi dari BAN-PT, tetapi juga akreditasi Institusi.

Pada masa IAIN Manado masih

berstatus Sekolah Tinggi, akreditasi institusi belum pernah terpikirkan untuk dilakukan secara serius.

Kurang lebih dua tahun setelah beralih status menjadi Institut, IAIN Manado mau tidak mau harus merespon secara serius tuntutan akreditasi itu, baik pada tingkat Prodi. maupun pada tingkat Institusi.

Apabila hal tersebut tidak

dilaksanakan, maka masa depan IAIN Manado sebagai institusi pendidikan tinggi Islam akan menghadapi persoalan serius.

Karena itu, pada pertengahan bulan Mei 2018 lalu, dibawah arahan Rektor IAIN Manado, Dr. Rukmina Gonibala, M.Si, Warek I, LPM dan tim Akreditasi Institusi Pendidikan Tinggi IAIN Manado mulai bekerja secara intensif mempersiapkan borang isian akreditasi institusi.

Guna memastikan kualitas dokumen

dan isian borang yang telah dipersiapkan Tim AIPT, klinik borang yang difasilitasi oleh Prof. Wito, MA dilakukan pada tanggal 7-9 September 2018 di lantai 2 Rektorat IAIN Manado.

Kurang lebih 20 hari menindaklanjuti rekomendasi hasil klinik, setelah klinik borang, Tim AIPT menyerahkan isian borang secara elektronik melalui sistem aplikasi Sapto BAN-PT.

Sekarang, IAIN Manado sedang menunggu jadwal visitasi tim assessor BAN-PT.

Penerimaan CPNS yang semula mengharuskan keduanya, akreditasi Prodi. dan Institusi bagi pelamar, telah menimbulkan persoalan baru bagi para alumni IAIN Manado yang ingin ikut berkompetisi dalam seleksi CPNS 2018.

Karena IAIN Manado belum mendapatkan hasil final proses akreditasi Institusi, maka IAIN Manado hanya bisa memberikan surat keterangan bahwa akreditasi institusi sedang dalam proses.
Surat keterangan itu dapat didownload dari link ini Surat Keterangan BAN-PT

%d bloggers like this: