foto-hab-ke-71

HAB ke 71 Kementerian Agama, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah [IAIN] Manado Raih Peringkat Pertama Penataan Ruang Kerja

IAIN MANADO – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-71 Kementerian Agama Republik IndonesiaI (3/1/17), bertempat di Halaman Gedung Rektorat IAIN Manado, berlangsung hikmad, dihadiri seluruh sivitas akademika IAIN Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Manado, Dr. Hj. Rukmina Gonibala, M.Si  telah memberikan sertifikat penghargaan kepada tiga Fakultas yang mendapat nominasi penataan ruang kerja terbaik.  Di antaranya peringkat pertama, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah; peringkat kedua, Fakultas Syari’ah, dan peringkat ketiga, Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Manado. Masing-masing unit kerja diberikan hadiah uang tunai: peringkat pertama sebesar satu juta rupiah, disusul peringkat kedua tujuh ratus lima puluh ribu rupiah, dan peringkat ketiga lima ratus ribu rupiah.

Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Dr. Hj. Salma, M.HI beserta seluruh sivitas akademika menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa terharuh atas penetapan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah sebagai juara dalam hal penataan ruang kerja.

“Semoga ke depan hal ini senantiasa menjadi motivasi dalam melaksanakan pelayanan yang lebih baik dan lebih professional”, ungkapnya. (thr)

rektor-inspektur-upacara

Rektor IAIN Manado Inspektur Upacara HAB ke-71 Kementerian Agama

IAIN MANADO – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado melaksanakan upacara Hari Amal Bakti ke-71 Kementerian Agama RI di halaman gedung Rektorat, Selasa (3/1/17).

Hadir dalam upacara  hari Amal Bakti tersebut Kepala Biro AUAK, Drs. H. Kudrat Dukalan, M.Pd, Wakil Rektor, Para Dekan dan Wakil dekan, pejabat Esalon III dan IV  civitas akademika, serta pengurus Lembaga Mahasiswa IAIN Manado.

Amanat Menteri Agama disampaikan oleh Rektor IAIN Manado, Dr. Hj. Rukmina Gonibala, MSi, dengan tema, “Bersih Melayani” dan motto “Lebih Dekat Melayani Umat”. Menteri Agama berharap dengan peringatan HAB ini, kita semakin memperkuat komitmen pada integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama.

Beberapa prestasi yang menjadi nilai positif kinerja Kementerian Agama, di antaranya indeks kepuasan jemaah haji yang terus naik, indeks kerukunan umat beragama yang tetap tinggi, dan indeks reformasi birokrasi naik dari peringkat C menjadi B yang berimplikasi pada naiknya tunjangan kinerja dari 40 menjadi 60 persen. Selain itu, sejumlah penghargaan juga telah diraih Kementerian Agama, seperti penghargaan dari Presiden sebagai Penyedia Layanan BLU dengan Akses Terjangkau, dan Penghargaan dari Kemenkeu sebagai Kementerian dengan Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar dalam APBN.

Walaupun masih dalam bertanda kuning dalam hal pemenuhan standar layanan publik, dan juga turun predikat dari WTP menjadi WDP dalam audit keuangan oleh BPK. Serta masih adanya keluhan-keluhan publik yang belum terselesaikan secara tuntas, Menteri Agama berharap agar Kementerian Agama dapat konsisten dengan kinerja positif dan tetap mempertahankan pelayanan dengan baik.

Dalam upacara HAB ke-71 ini, Rektor berharap dengan beralihnya STAIN menjadi IAIN, peningkatan kinerja dan pelayanan juga harus kita tingkatkan, terutama pada seluruh Fakultas yang Prodinya masih terakreditasi C. Kita harus berusaha meningkatkannya menjadi A atau minimal B. (thr)

15419440_10202565190368832_2103011726_o

Rapat Perdana Temu Alumni STAIN/IAIN Manado dan Persipan Pelantikan Pengurus

IAIN MANADO – Rapat Temu Alumni STAIN/IAIN Manado  berlangsung di ruang kepala bagian Akademik Kemahasiswaan Gedung Rektorat Lt. 1  IAIN Manado, Jumat  (16/12/16).

Sebanyak 20 orang alumni hadir dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua IKA, Anis R. Toma, S.Pd.I M.Pd, didampingi sekertaris umum, Masri Ikoni, S.HI dan Fany Saman, S.Ag, wakil sekertaris, serta korwil dari masing-masing daerah.

Pada rapat perdana kali ini, mereka membahas rencana pelantikan pengurus IKA dan reuni akbar yang akan dipusatkan di Minahasa Utara, Hotel Sutanraja, pada tanggal 13-15 April 2017. Ketua pelaksana pelantikan telah ditetapkan dalam rapat koordinasi ini, yaitu Wahyudi Karaeng, S.Hi, dibantu oleh beberapa Alumni.

Acara temu Alumni akan menjadi rangkaian acara siltaurrahim antar sesama pengurus Ikatan Alumni dan angkatan masing-masing fakultas.

Anis R. Toma, S.Pd.I, M.Pd, selaku ketua Alumni, sangat mengharapkan kehadiran alumni STAIN/IAIN Manado dari seluruh Indonesia, bahkan mereka yang sekarang berada di luar negeri bisa hadir dalam kegiatan dimaksud. (thr)

15493404_1280173942099863_9002991302454052146_o

IAIN Manado Launching E-Catalogue Bersama Pemerintah Kota Manado

IAIN MANADO – Bertempat di gedung Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri [IAIN] Manado bekerjasama melakukan launching e-Catalogue dengan Pemerintah Kota Manado pada kamis, (15/12/16).

Turut hadir dalam acara ini, Rektor IAIN Manado, Dr. Hj. Rukmina Gonibala, M.Si, Plt. Sekertaris Kota Manado Drs. H. Rum Usulu, dan  Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Manado beserta civitas akademika IAIN manado.

Kegiatan yang diberi tema Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Melalui Pengelolaan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi (e-library) untuk mewujudkan Manado Kota Cerdas.

Rektor IAIN Manado, Dr. Hj. Rukmina Gonibala, menyambut dengan baik kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh pemerintah Kota Manado. Rektor berharap kegiatan ini senantiasa bersenergi untuk mencerdaskan masyarakat yang ada di Kota Manado. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan dalam berbagai sektor, termasuk dunia perpustakaan.

Pengembangan perpustakaan digital atau e-library bagi tenaga pengelola perpustakaan dapat membantu pekerjaan di perpustakaan melalui fungsi sistem otomasi perpustakaan. Dengan demikian, proses pengelolaan perpustakaan menjadi lebih efektif dan efesien.

Pengguna perpustakaan dapat terbantu dalam mencari sumber-sumber informasi yang diinginkan dengan menggunakan catalog online yang dapat diakses melalui internet. Seseorang dapat melakukan pencarian informasi kapan pun dan di mana pun ia berada.

Sekertaris Kota Manado, H. Rum Usulu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai implementasi dari Visi Pemerintah Kota Manado untuk menuju Manado Kota Cerdas, maka  pengembangan sebuah perpustakaan dari bentuk konvensional ke bentuk digitalisasi koleksi perpustakaan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Digitalisasi sebuah dokumen dari bentuk cetak ke bentuk digital memerlukan beberapa tahap, mulai dari proses scanning, editing, dan seterusnya. Dikembangkannya perpustakaan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi, baik dalam sistem informasi manajemen (SIM) perpustakaan maupun digital library dapat memberikan kenyamanan kepada anggota perpustakaan dan memberikan kemudahan kepada tenaga pustakawan dan pengelola perpustakaan baik dalam layanan maupun pengelolaan.

Di samping itu, e-library dapat memudahkan penerapan strategi-strategi pengembangan perpustakaan serta dapat meningkatkan citra positif dalam memberikan layanan bagi masyarakat. Implikasi yang diharapkan, masyarakat Kota Manado ke depan semakin cerdas. (thr)

 

fauoouuoy

Mahasiswa FUAD IAIN Manado Rancang Aplikasi Islam Berbasis Android di Sutan Raja

IAIN MANADO –  Kepesatan perkembangan teknologi pada saat ini hampir menyeluruh di semua kalangan dan semua bidang. 

Salah satu bidang yang tidak dapat terlepas dari teknologi adalah bidang pendidikan. Teknologi di bidang pendidikan dapat menjadikan pendidikan berkembang lebih maju sehingga masyarakat bisa hidup lebih nyaman dan sejahtera. 

Akan tetapi permasalahan yang sering muncul adalah bagaimana memanfaatkan teknologi yang ada untuk menunjang pendidikan yang ada. 

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin,  Adab, dan Dakwah IAIN Manado pada, (11/12/16) mencoba untuk merangcang aplikasi islami berbasis Android bertempat di Hotel Sutan Raja,  Jl. Raya Maumbi-Manado.

Firman Arden Hubolo salah satu peserta menyatakan bahwa telephone genggam atau yang biasa disebut dengan handphone merupakan salah satu perangkat teknologi yang tidak dapat terlepas dari kehidupan sehari-hari. Karena selain mudah didapat, telephon genggam juga mudah digunakan kapan saja, di mana saja. 

Hampir semua kalangan masyarakat pada saat ini sudah bisa mengoperasikan telephon genggam.  Banyak sekali telepon genggam yang berteknologi canggih yang beredar di pasar, mulai dari yang berbasis Java, Symbian, Blackberry, Windowsphone, Iphone dan Android. 

Maka dari itu, telephon genggam merupakan media pembelajaran yang sangat efektif bagi masyarakat saat ini. Olehnya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan seperti ini karena ke depan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah  bisa menggunakan media pembelajaran yang memanfaatkan tekhnologi.

Dr. H. Ahmad Rajafi, M.HI menyampaikan kepada peserta bahwa ke depan mobile based-learning merupakan salah satu alternatif pengembangan media  pembelajaran.  Tetapi pengembangan aplikasi ini masih kurang begitu banyak karena keterbatasan yang ada,  seperti kinerja perangkat, layar tampilan, kapasitas penyimpanan dan catu daya.

Namun hal demikian itu sekarang sudah teratasi dengan hadirnya handphone-handphon yang berteknologi canggih atau lebih dikenal dengan smartphone. Smartphone merupakan sebuah device yang memungkinkan untuk melakukan komunikasi (seperti menelpon atau sms) juga di dalamnya terdapat fungsi PDA (Personal Digital Assistant) dan berkemampuan seperti layaknya komputer. 

Selain itu, suatu telephon genggam dapat dikatakan smartphone juga harus memiliki sistem operasi di dalamnya. Sistem operasi pada saat ini yang sangat popular adalah sistem operasi Android. Banyak sekali vendor atau perusahaan-perusahaan elektronik, khususnya dalam bidang telephone genggam yang membenamkan sistem Android pada produk-produk yang dikeluarkannya. Untuk itu harapan kita ke depan pembelajaran melalui media telephon genggam akan lebih mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja sehingga dapat memotivasi pengguna untuk selalu giat belajar. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan agar pengguna akan lebih terpacu dan bersemangat untuk belajar di Fakultas Ushuluddin,  Adab,  dan Dakwah,  IAIN Manado.  (thr)

15409611_1390181544327360_138783690_o1

FGD Pembuatan Aplikasi Islam Berbasis Android FUAD

IAIN MANADO –  Bertempat di hotel Sutan Raja pada (10/12/16) sebanyak 30 orang mahasiswa dan tenaga kependidikan Fakultas Ushuluddin,  Adab,  dan Dakwah,  IAIN Manado melakukan FGD untuk membuat aplikasi islami Android.

Tampil sebagai narasumber Maulana Malik Al-Habibi, S.H.  Dia sangat antusias membimbing mahasiswa tahap demi tahap hingga mahasiswa bisa paham tentang pembuatan aplikasi yang diinginkan.  Dalam FGD ini mahasiswa di bagi dalam 5 kelompok, masing-masing kelompok menentukan judul aplikasi yang akan dibuat.

Kegiatan FGD ini dipandu langsung oleh moderator,  Agus R. Iskandar, S.Sos kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Manado. (thr)

 

 

foto-web

Workshop Aplikasi Islam Berbasis Android FUAD

IAIN MANADO –  Fakultas Ushuluddin, Adab,  dan Dakwah,  IAIN Manado melaksanakan kegiatan workshop pembuatan aplikasi islami berbasis Android yang akan dioperasikan oleh civitas akademik,  bertempat di hotel Sutan Raja (10–11/12/16).  

Hadir dalam kegiatan workshop, Dekan Dr. Hj. Salma, M.HI, Wakil Dekan I Dr. H. Ahmad Rajafi, M.HI, Wakil Dekan 3 Dr. Musdalifah Dachrud, M.Psi dan kepala Bagian T.U Fakultas Agus R. Iskandar, S.Sos,  dua kepala Subbagian,  M. Taher Tanggung, MSi, dan Emil Yusuf Rowiyan, serta pelaksana teknis Fakultas, Kamaruddin Sahibe, M.Pd.

Acara workshop dibuka secara resmi oleh dekan Fakultas,  Dr. Hj. Salma, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa workshop yang dikuti oleh mahasiswa ini adalah sangat penting.  Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, sudah selayaknya seorang mahasiswa memiliki kemampuan membuat aplikasi berbasis Android. Android OS merupakan salah satu produk unggulan Google yang kini digunakan di sebagian besar Smartphone dan PC tablet.

Wakil dekan I Dr. H. Ahmad Rajafi, M.HI selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan awal yang baru dilaksanakan di Fakultas sehingga membutuhkan keseriusan dari seluruh peserta yang ikut. 

“Karena target yang akan dicapai setelah selesai workshop adalah minimal mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat pada acara ini dan mudah-mudahan tahun 2017 kita sudah bisa launching aplikasi yang sudah kita buat,” ungkapnya.

Diselah-sela kegiatan, Dr. Musdalifah Dachrud, M.Psi menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 30 orang terdiri dari mahasiswa dan tenaga kependidikan yang ada di Fakultas Ushuluddin,  Adab,  dan Dakwah,  IAIN Manado.  Harapannya, ke depan FUAD mampu bersaing di teknologi informasi khususnya teknologi berbasi ISLAM.  (thr)

foto-perpisahan-febi-iain-manado

FEBI IAIN Manado Laksanakan Syukuran Melepas Alumni Angkatan 2 Tahun 2016

IAIN MANADO – Syukuran atas selesainya mahasiswa menempuh perkuliahan S-1 pada FEBI (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado berlangsung dengan meriah, Kamis (08/12/2016).

Acara syukuran  berlangsung di gedung AULA, dihadiri oleh para petinggi Fakultas, Dekan Fakultas Dr. Hj. Nurlailah Harun, MSi, Wakil Dekan I Muzwir Luntajo, MSi, Wakil Dekan II Ridwan Jamal, M.HI, Wakil Dekan III Syarifuddin, M.Ag beserta pejabat Struktural pada Fakultas, Kepala Bagian T.U, Nimros Bulotio, ME, didampingi oleh dua kepala Sub. Bagian, Andi Yapie, S.Ag dan Junaidi Paeka, SE,  dan beberapa staf dosen.

Wakil Dekan III  FEBI Syarifuddin, M.Ag dalam laporannya menyampaikan kepada alumni angkatan II bahwa distribusi alumni angkatan pertama sangat memuaskan karena sebagian besar lulusan angkatan pertama telah diterima pada kantor-kantor yang ada di Sulawesi Utara. Selain itu ada juga yang melanjutkan studi ke strata yang lebih tinggi. Untuk itu, harapan Wakil Dekan III kiranya alumni angkatan kedua ini senantiasa membangun komunikasi agar bisa diketahui tempat kerja dan posisi yang sedang dijalani.

Pada acara yang sama, ketua Alumni FEBI Suriyani Mangkarto, SE.Sy membacakan Ikrar Alumni yang diikuti oleh seluruh Alumni angkatan kedua serta mengingatkan kepada Alumni agar senantiasa menjaga nama baik Fakultas dimana saja Alumni itu berada serta bersama-masa untuk terus maju.

“Walaupun jumlah kita kecil tapi itu bukan penghalang untuk mencapai keberhasilan yang lebih baik”.

Rasa bangga dan haru meliputi para Alumni yang hadir.

“Inilah peristiwa yang mungkin tidak pernah dilupakan oleh Alumni yang telah sekian lama menimba ilmu di FEBI.”

Harapannya, jalinan silahturrahim yang berkelanjutan antara alumni dengan almamater menjadi sebuah harapan besar.

Dekan FEBI Dr. Hj. Nurlaila Harun, MSi, sangat bersyukur atas berlangsungnya kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi yang begitu tinggi atas partisipasi dari semua pihak yang sudah menghadiri syukuran tersebut.

“Semoga FEBI bisa berkembang dan bisa memberikan yang terbaik kedepan,” ungkapnya.

“Olehnya mohon maaf kepada seluruh Alumni apabila dalam pelayanan pada sisi akademik ada yang kurang berkenan. Perbaikan demi perbaikan terus dilakukan oleh FEBI, baik dari sisi akademik, sarana dan prasarana hingga semua aspek terkait di dalamnya. Alumni diharapkan menjadikan kehidupan mereka kelak lebih baik dari yang sekarang” lanjutnya. (thr)

rapat-koordinasi-fuad

Rapat Koordinasi Dosen Pengajar FUAD Persiapan Ujian Semester Ganjil Tahun Akademik 2016/2017

IAIN MANADO – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Manado laksanakan rapat koordinasi bertempat di ruang rapat Fakultas, pada hari Kamis, 8/12/2016. Hadir dalam Rakor, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Dr. Hj. Salma, M.HI, Wakil Dekan I, Dr. H. Ahmad Rajafi, M.HI, Wakil Dekan III, Dr. Musdalifah Dachrud, M.Psi serta dosen pengajar mata kuliah pada fakultas.

Wakil dekan I yang menggagas Rakor menyampaikan bahwa tujuan Rakor ini untuk memantapkan pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil T.A 2016/2017, di samping ajang silaturrahmi para pengajar. Rakor ini juga bertujuan menstandardisasi pola pengajaran, dan materi pembelajaran, serta pemberian penilaian ujian semester bagi mahasiswa.

Menurutnya,  aturan-aturan akademik yang telah ditetapkan harus dilaksanakan mengingat tuntutan administrasi mengajar dosen sangat diperlukan dalam rangka menunjang proses pencapaian pembelajaran yang lebih baik.

Di akhir Rakor, dekan Fakultas berharap bahwa dosen pengajar pada FUAD kiranya bisa mentaati jadwal tatap muka yang seharusnya maksimal 16 kali tatap muka dan minimal 12 kali tatap muka baru bisa diperkenankan melaksanakan ujian semester. (thr)