iainmanado.official — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI, bersama Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia bidang pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan moderasi beragama, Dr. Farid F. Saenong, Ph.D, melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau lahan pembangunan Kampus Moderasi Beragama di Desa Tapa Aog, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Selasa, 3 Februari 2026.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, ST., M.Pd, sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antar perguruan tinggi keagamaan dalam mendukung penguatan nilai-nilai moderasi beragama di wilayah Sulawesi Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI, menyampaikan bahwa pembangunan Kampus Moderasi Beragama merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan sebagai pusat pendidikan yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan. Ia menegaskan bahwa kampus ini diharapkan menjadi ruang akademik yang inklusif serta mampu melahirkan generasi yang berwawasan moderat dan berkontribusi bagi keharmonisan kehidupan berbangsa dan beragama.

Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. Farid F. Saenong, Ph.D, menekankan bahwa pembangunan Kampus Moderasi Beragama sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia. Menurutnya, kehadiran kampus ini di Bolaang Mongondow menjadi simbol penting kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi keagamaan dalam membangun ekosistem pendidikan yang damai, toleran, dan berkeadaban.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan juga mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Dalam hal ini, Bupati Bolaang Mongondow diwakili oleh Wakil Bupati, Dony Lumenta. Pertemuan tersebut membahas secara khusus rencana pembangunan Kampus Moderasi Beragama di Desa Tapa Aog, termasuk dukungan pemerintah daerah serta langkah-langkah strategis untuk merealisasikan pembangunan kampus tersebut.
Peninjauan lahan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi serta kesesuaian rencana pembangunan dengan visi pengembangan kampus yang mengedepankan nilai inklusivitas, kebersamaan, dan harmoni sosial.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro IAIN Manado, Kepala Biro IAKN Manado, Direktur Pascasarjana IAKN Manado, Kepala UPT Perpustakaan IAIN Manado, dan Pejabat Pembuat Kebijakan IAIN Manado, yang memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Kampus Moderasi Beragama tersebut.
Melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, perguruan tinggi keagamaan, dan pemerintah daerah, pembangunan Kampus Moderasi Beragama di Desa Tapa Aog, Bolaang Mongondow diharapkan dapat segera terwujud sebagai pusat pengembangan pendidikan keagamaan yang moderat, toleran, dan berkontribusi bagi persatuan serta kerukunan umat beragama di Indonesia.(FP)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.