iainmanado.official — Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan Program Studi S2 Hukum Keluarga (Akhwal Syakhsiyah) pada tanggal 7 April 2026 di Kampus II IAIN Manado. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi yang dilakukan oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Tim asesor yang hadir dalam asesmen ini adalah Asesor I, Prof. Dr. H. Ramdani Sururie, M.Ag dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Asesor II, Prof. Dr. Khoiruddin Nasution, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kehadiran tim asesor disambut oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika IAIN Manado.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor I , Pelaksana Harian Rektor (PLH) Rektor yang juga Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas Syariah, Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Ketua LP2M, Ketua dan Tim LPM, para profesor, para wakil dekan, para ketua program studi, sekretaris program studi, serta seluruh tim asesmen lapangan Prodi S2 Hukum Keluarga.

Direktur Pascasarjana, Dr. Yusno Abdullah Otta, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim asesor. Ia mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama memanjatkan doa agar pelaksanaan asesmen ini mendapatkan hasil yang terbaik. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Selain itu, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada pimpinan rektorat yang telah memberikan dukungan baik secara material maupun moral demi kelancaran asesmen.


Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan oleh PLH Rektor yang juga Wakil Rektor II, Prof. Dr. Salma, M.HI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa IAIN Manado saat ini tengah berproses menuju perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), dengan harapan cita-cita tersebut dapat segera terwujud. Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan asesmen bagi Program Studi S2 Hukum Keluarga serta mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar memperoleh nilai dan predikat terbaik.

Asesor I, Prof. Dr. H. Ramdani Sururie, M.Ag dalam sambutannya menekankan bahwa asesmen bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya mutu yang harus terus dijaga. Ia menyampaikan bahwa akreditasi adalah sebuah kultur yang berkelanjutan, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas institusi.
Dalam perspektif hukum keluarga, ia menjelaskan pentingnya implementasi nilai-nilai keilmuan dalam kehidupan nyata. Ia juga mengibaratkan asesmen sebagai upaya memastikan bahwa Program Studi Hukum Keluarga memiliki sistem yang baik (sakinah), yaitu tertata dengan baik, dilandasi rasa cinta terhadap keilmuan (mawaddah), serta penuh nilai keberkahan (rahmah). Hal tersebut mencakup aspek legalitas, ketersediaan sumber daya pembelajaran, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara optimal.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program Studi Hukum Keluarga tidak hanya berperan dalam mengatur persoalan rumah tangga, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga peradaban dan mengembangkan keilmuan yang selaras dengan visi keilmuan yang multikultural.
Sementara itu, Asesor II, Prof. Dr. Khoiruddin Nasution, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola program studi, peningkatan kualitas akademik, serta kesinambungan pengembangan keilmuan hukum keluarga agar tetap relevan dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan asesmen lapangan ini diakhiri dengan doa penutup yang dipanjatkan bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan membawa hasil terbaik bagi Program Studi S2 Hukum Keluarga Pascasarjana IAIN Manado.
Dengan terlaksananya asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi S2 Hukum Keluarga (Akhwal Syakhsiyah) Pascasarjana IAIN Manado dapat meraih hasil akreditasi yang unggul serta terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Komitmen terhadap budaya mutu dan kerja sama seluruh sivitas akademika menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan institusi ke depan.(FP)










Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.