IAIN Manado Siap Pertahankan Sertifikasi ISO, Audit Surveillance Resmi Dimulai

iainmanado.official-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado menggelar Pembukaan Audit dalam rangka Surveillance ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 pada Selasa, 11 November 2025 di Aula IAIN Manado. Kegiatan ini merupakan proses audit lanjutan setelah IAIN Manado menjalani satu tahun sertifikasi ISO sebagai bentuk evaluasi terhadap konsistensi penerapan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen organisasi pendidikan. Rektor…

By.

min read

IMG-20251111-WA0012

iainmanado.official-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado menggelar Pembukaan Audit dalam rangka Surveillance ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 pada Selasa, 11 November 2025 di Aula IAIN Manado. Kegiatan ini merupakan proses audit lanjutan setelah IAIN Manado menjalani satu tahun sertifikasi ISO sebagai bentuk evaluasi terhadap konsistensi penerapan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen organisasi pendidikan.

Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga komitmen mutu pelayanan akademik maupun non-akademik bagi seluruh civitas akademika. Meskipun hanya dua fakultas dan dua unit yang menjadi sampel utama dalam audit tahun ini, beliau menekankan bahwa seluruh satuan kerja tetap harus melakukan persiapan dan menerapkan standar sesuai ketentuan.

“Ini bukan hanya soal fakultas atau unit yang diaudit, tetapi tentang budaya mutu di seluruh lingkungan IAIN Manado. Kita harus tetap siap dan konsisten dalam menerapkan standar pelayanan,” ungkap Rektor.

Audit surveillance ini dipimpin oleh Auditor Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil., CRMP. Meskipun beliau memiliki kedekatan institusional dengan IAIN Manado, namun proses audit dipastikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur.

Dalam penjelasan mekanisme audit, disampaikan bahwa tidak semua unit akan diperiksa secara keseluruhan, melainkan melalui metode pengambilan sampel dengan pendekatan wawancara dan observasi. Jika dalam pelaksanaan ditemukan ketidaksesuaian terhadap klausal—misalnya program telah berjalan tetapi belum sepenuhnya sesuai standar—maka akan dikategorikan sebagai temuan minor. Namun apabila terdapat klausal yang tidak dilaksanakan sama sekali, maka akan berpotensi menjadi temuan mayor.

“Apabila terdapat temuan mayor dan tidak ada upaya perbaikan, maka sertifikat ISO dapat dicabut,” tegas Auditor.

IAIN Manado menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada kualitas, akuntabilitas, dan kepuasan pengguna layanan.

Kegiatan pembukaan audit ini turut dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Direktur Pascasarjana, para Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala UPT, para Kabag, Kaprodi dan Sekprodi, serta jajaran sivitas akademika terkait.

Dengan terselenggaranya audit surveillance ini, IAIN Manado berharap dapat mempertahankan sekaligus memperkuat implementasi standar mutu yang telah berjalan, menuju tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berkelanjutan. (AF)

Tinggalkan Balasan