Merawat Jiwa, Mencintai Hidup: IAIN Manado Hadir pada Puncak Deklarasi Solidaritas Kesehatan Mental 2025

iainmanado.official-Wakil Rektor II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Prof. Dr. Salma, M.H.I, mewakili Rektor IAIN Manado dalam menghadiri sekaligus berpartisipasi pada Deklarasi Gerakan Solidaritas Peduli Kesehatan Mental 2025 bertema “Merawat Jiwa, Mencintai Hidup.” Kegiatan ini dirangkaikan dengan Puncak Peringatan Milad ke-5 Syi’ar Muslimah Sulawesi Utara bertema “Metamorfosa — Bertumbuh, Berdaya, Bersinar.” Acara berlangsung pada…

By.

min read

IMG-20251129-WA0033

iainmanado.official-Wakil Rektor II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Prof. Dr. Salma, M.H.I, mewakili Rektor IAIN Manado dalam menghadiri sekaligus berpartisipasi pada Deklarasi Gerakan Solidaritas Peduli Kesehatan Mental 2025 bertema “Merawat Jiwa, Mencintai Hidup.” Kegiatan ini dirangkaikan dengan Puncak Peringatan Milad ke-5 Syi’ar Muslimah Sulawesi Utara bertema “Metamorfosa — Bertumbuh, Berdaya, Bersinar.” Acara berlangsung pada 29 November 2025 di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, diselenggarakan oleh Yayasan Suara Madani bersama Smai Sulawesi Utara.

Kegiatan ini merupakan puncak kampanye kolaboratif yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, tenaga kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi, komunitas, media, hingga sektor swasta. Seluruh pihak bergerak bersama untuk meningkatkan kesadaran publik terkait kesehatan mental, memperkuat dukungan sosial, serta mendorong pencegahan stigma yang masih sering melekat di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Salma menyampaikan bahwa IAIN Manado siap memperkokoh kontribusi akademik dan spiritual dalam gerakan nasional peduli kesehatan mental.
“Kesehatan mental bukan hanya isu medis, tetapi juga isu kemanusiaan dan nilai. Perguruan tinggi, termasuk IAIN Manado, memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pendekatan spiritual yang menenangkan jiwa, serta dakwah yang meneguhkan semangat hidup masyarakat. Kami mendukung penuh upaya kolaboratif seperti ini,” ujarnya.

Kehadiran IAIN Manado memberikan penguatan penting terutama pada dimensi keilmuan, dakwah, nilai spiritual, serta pendekatan pendidikan Islam yang relevan dalam membangun ketahanan mental dan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Yayasan Suara Madani, Dr. Mardan Umar, S.Pd., M.Pd, Ketua Smai Sulawesi Utara, Rillya Kalsum Gobel, S.Sos, M.Si, serta para undangan dari berbagai lembaga yang berkomitmen terhadap penguatan gerakan kesehatan mental di Sulawesi Utara. (AF)

Tinggalkan Balasan