iain manado.official-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado menggelar Pengukuhan Guru Besar pada Jumat, 07 Februari 2026, bertempat di Auditorium Kampus 2 Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah dalam penguatan kapasitas akademik dan pengembangan keilmuan di lingkungan IAIN Manado.
Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I, secara langsung mengukuhkan empat Guru Besar IAIN Manado, yaitu:
Prof. Dr. Rivai Bolotio, M.Pd sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Islam
Prof. Dr. Naskur, M.H.I sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Fiqh Mawaris
Prof. Dr. Salma, M.H.I sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Hukum Keluarga Islam
Prof. Dr. Sahari, M.Pd.I sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pembelajaran Aqidah Akhlak
Dalam rangkaian pengukuhan tersebut, masing-masing Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sesuai dengan bidang keahliannya.
Prof. Dr. Rivai Bolotio, M.Pd menyampaikan orasi berjudul “Refleksi Akademik: Sintesa Mapalus dan Manajemen Pendidikan Islam Transformatif”.
Prof. Dr. Naskur, M.H.I membawakan orasi berjudul “Dialektika Teks, Ijtihad Hakim dan Keadilan Keluarga Muslim”.
Sementara itu, Prof. Dr. Salma, M.H.I menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Konsep Poligami dalam Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam”.
Adapun Prof. Dr. Sahari, M.Pd.I mengangkat tema “Pendidikan Islam Transformatif Berbasis Tauhid di Tengah Masyarakat Multikultural”.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag, dalam sambutannya secara daring menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung di IAIN Manado. Dirjen Pendis mengucapkan selamat kepada para Guru Besar yang dikukuhkan serta menegaskan pentingnya peran Guru Besar dalam pengembangan keilmuan, riset, dan kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar berbagai keunggulan dan capaian kampus terus diperkuat dan dipromosikan sebagai bagian dari daya saing perguruan tinggi keagamaan islam.
Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada keempat Guru Besar yang telah dikukuhkan. Menurutnya, pengukuhan Guru Besar bukan hanya capaian personal, tetapi juga merupakan capaian institusi yang memperkuat posisi IAIN Manado sebagai perguruan tinggi yang unggul, produktif, dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa kehadiran Guru Besar di berbagai bidang strategis menjadi pilar penting dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi, penguatan budaya akademik, serta pengarusutamaan nilai moderasi beragama di tengah masyarakat multikultural Sulawesi Utara. Ia berharap para Guru Besar dapat terus menjadi teladan akademik, motor penggerak riset, serta rujukan keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan pengukuhan ini dihadiri oleh seluruh anggota Senat IAIN Manado, Rektor IAKN Manado, Kepala Biro AUAK, serta Civitas Akademika IAIN Manado, baik dosen maupun tenaga kependidikan. Turut hadir pula keluarga para Guru Besar yang dikukuhkan, yang menambah suasana khidmat dan penuh kebanggaan dalam acara tersebut.
Pengukuhan Guru Besar ini semakin menegaskan komitmen IAIN Manado dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat reputasi akademik, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan umat. (AF)












Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.