IAIN Manado Sosialisasikan Perkuliahan RPL di Satdik AL 4 Manado, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembinaan Karakter

iainmanado.official – IAIN Manado menggelar sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Satdik AL 4 Manado pada 02 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi sebelumnya terkait peluang perkuliahan RPL bagi prajurit. Sosialisasi dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Edi Gunawan, M.H.I, bersama tim yang terdiri dari…

By.

min read

IMG-20260302-WA0005

iainmanado.official – IAIN Manado menggelar sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Satdik AL 4 Manado pada 02 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi sebelumnya terkait peluang perkuliahan RPL bagi prajurit.

Sosialisasi dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Edi Gunawan, M.H.I, bersama tim yang terdiri dari Kabag ULA Fanny Zaman, S.Ag., Pranata Humas Anis Fitrohatin, M.Pd., Staf Akademik Faisal Mointi, S.Kom, serta Cados/Staf Wakil Rektor I Nazar Irfiawan Pomalingo, M.H.

Komandan Satdik AL 4 Manado, Letkol Laut (KH) Rein Wilhelm Leimana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan IAIN Manado mengakomodir prajurit yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.

“Kami menyampaikan terima kasih karena telah membuka ruang bagi anggota kami untuk melanjutkan studi. Ini menjadi kesempatan strategis untuk peningkatan kompetensi tanpa meninggalkan tanggung jawab kedinasan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Edi Gunawan menjelaskan bahwa melalui skema RPL, pengalaman kerja maupun pelatihan yang telah diikuti prajurit dapat direkognisi dan dikonversi menjadi sejumlah SKS sesuai dengan ketentuan akademik.

Ia menegaskan bahwa capaian pembelajaran dari pengalaman kerja dan pelatihan tersebut dapat diakui bahkan hingga mencapai 70 persen dari total beban studi, sepanjang disertai dokumen pendukung yang sah dan relevan. Proses konversi SKS dilakukan melalui asesmen akademik berbasis portofolio dan verifikasi dokumen resmi.

“Artinya, pekerjaan dan pelatihan yang telah diikuti selama bertugas tidak hilang begitu saja, tetapi dapat dihargai secara akademik melalui konversi SKS sesuai regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Program RPL di IAIN Manado menyediakan 14 program studi pilihan. Biaya pendaftaran sebesar Rp250.000 dan pembayaran UKT dapat dilakukan dalam dua tahap untuk memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa. IAIN Manado juga telah terakreditasi Unggul dan mengusung semangat multikultural, sehingga terbuka bagi seluruh kalangan, termasuk non-Muslim.

Selain kerja sama di bidang akademik, kedua institusi juga membahas penguatan sinergi dalam bidang pelatihan dan pembinaan. Kerja sama tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga bagi CASN dan sivitas akademika IAIN Manado.

Peluang kolaborasi yang dibahas meliputi pelatihan pembinaan mental, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Psikologi, pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), kegiatan outbond, hingga pembinaan karakter dan kedisiplinan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat mentalitas, kepemimpinan, dan etos kerja baik bagi prajurit maupun sivitas akademika.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang berlangsung dinamis, menandakan tingginya antusiasme peserta dalam memahami mekanisme RPL serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan. (AF)

Tinggalkan Balasan