IAIN Manado Hadiri Koordinasi UM-PTKIN 2026, Tekankan Pelayanan Prima dan Kesiapan Teknis

iainmanado.official-Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) tahun 2026 bersama para Penanggung Jawab (PJ) TIK, PJ SSE, PJ Humas, perwakilan Panitia Lokal (Panlok), serta Helpdesk PMB PTKIN pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai upaya…

By.

min read

IMG-20260421-WA0026

iainmanado.official-Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) tahun 2026 bersama para Penanggung Jawab (PJ) TIK, PJ SSE, PJ Humas, perwakilan Panitia Lokal (Panlok), serta Helpdesk PMB PTKIN pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai upaya menyatukan persepsi dan kesiapan teknis menjelang pelaksanaan seleksi.

Dari IAIN Manado, PJ TIK Irfandi Mokoginta, S.Kom, PJ SSE Rudiyanto Rahmat Goni, S.Kom, serta PJ Humas Anis Fitrohatin, S.Pd., M.Pd turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen institusi dalam menyukseskan pelaksanaan UM-PTKIN 2026, khususnya pada aspek layanan informasi, kesiapan sistem, serta dukungan teknis di tingkat lokal.

Kegiatan dibuka oleh Ketua PMB PTKIN, Abdul Aziz, yang dalam arahannya menekankan pentingnya memberikan pelayanan prima kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa seluruh teknis pelaksanaan akan dijelaskan secara rinci oleh tim terkait, dengan harapan proses UM-PTKIN tahun ini dapat berjalan lancar dan meminimalisir aduan dari peserta.

Selanjutnya, Haris Setiaji selaku Pokja TIK memaparkan berbagai aspek teknis pelaksanaan UM-PTKIN, mulai dari pengelolaan data, penentuan daya tampung, hingga mekanisme ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Ia menjelaskan bahwa peserta akan mengikuti Tes Bakat Skolastik dan Tes Literasi dengan durasi 120 menit yang terdiri dari 120 soal.

Adapun alur pendaftaran UM-PTKIN dimulai dari pendaftaran dan pembayaran, pengisian biodata serta pemilihan program studi, pemilihan titik lokasi (tilok) ujian, hingga tahap finalisasi dan pencetakan kartu peserta SSE. Setelah itu, peserta mengikuti ujian SSE dan menunggu pengumuman hasil seleksi.

Panitia juga menetapkan timeline pelaksanaan UM-PTKIN 2026, yakni pendaftaran dibuka pada 13 April hingga 30 Mei 2026, pelaksanaan ujian SSE pada 08 hingga 14 Juni 2026, serta pengumuman hasil pada 30 Juni 2026 yang kemudian dilanjutkan dengan proses daftar ulang bagi peserta yang dinyatakan lulus.

Dalam sesi penjelasan, disampaikan pula bahwa peserta yang telah memiliki akun SPAN-PTKIN dapat langsung mengakses laman pendaftaran tanpa perlu membuat akun baru. Selain itu, peserta diwajibkan membawa kartu ujian SSE, kartu identitas, serta alat tulis saat mengikuti ujian.

Jumlah sesi pelaksanaan ujian di masing-masing PTKIN akan disesuaikan dengan jumlah peserta yang terdaftar di setiap lokasi ujian.

Menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut, tim IAIN Manado menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan peran masing-masing bidang, baik dari sisi teknologi informasi, pelaksanaan ujian SSE, maupun layanan publikasi dan kehumasan. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan UM-PTKIN di IAIN Manado berjalan tertib, transparan, dan memberikan pengalaman terbaik bagi para calon mahasiswa. Selain itu, koordinasi internal juga akan terus diperkuat bersama panitia lokal guna mengantisipasi berbagai potensi kendala teknis di lapangan. (AF)

Tinggalkan Balasan