iainmanado.official – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado melaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Tahfidz Tahun Akademik 2026/2027 pada Rabu, 24 Juli 2026, bertempat di Laboratorium Micro Teaching Gedung Terpadu Lantai 1 IAIN Manado. Kegiatan ini diikuti oleh para calon mahasiswa yang memiliki kemampuan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendukung lahirnya generasi Qurani yang unggul dan berprestasi.

Jalur Tahfidz menjadi salah satu jalur penerimaan khusus yang memberikan apresiasi kepada para penghafal Al-Qur’an melalui berbagai bentuk dukungan akademik dan pembiayaan pendidikan. Adapun ketentuan dalam seleksi ini yaitu:
- Calon mahasiswa yang memiliki hafalan 20–30 juz Al-Qur’an mendapatkan bebas Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama 4 tahun masa studi.
- Peserta dengan hafalan 20–30 juz diberikan kebebasan memilih program studi sesuai minat dan ketentuan yang berlaku.
- Calon mahasiswa dengan hafalan 5–10 juz yang memilih Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir memperoleh keringanan UKT sebesar Rp400.000 per semester.
Kegiatan seleksi berlangsung dengan pengujian hafalan Al-Qur’an yang dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari dosen dan tenaga ahli di bidang Al-Qur’an dan Tahfidz. Proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan profesional guna memastikan kualitas hafalan serta kemampuan peserta.

Dalam arahannya, Wakil Rektor I IAIN Manado, Prof. Dr. Edi Gunawan, M.H.I., menyampaikan bahwa jalur Tahfidz merupakan bentuk penghargaan institusi kepada para penghafal Al-Qur’an sekaligus upaya IAIN Manado dalam menghadirkan lingkungan akademik yang religius dan berkarakter.
Beliau menegaskan bahwa para hafiz dan hafizah memiliki potensi besar untuk menjadi generasi intelektual yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak yang baik. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Qur’an merupakan modal penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.
Prof. Edi Gunawan juga mengajak para peserta untuk terus menjaga hafalan, meningkatkan prestasi, serta memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh kampus dengan sebaik-baiknya. Ia berharap para calon mahasiswa jalur Tahfidz nantinya dapat menjadi duta Al-Qur’an yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Kegiatan seleksi berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari komitmen IAIN Manado dalam mendukung program penguatan moderasi beragama dan pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
Melalui jalur Tahfidz, IAIN Manado berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan akademik dan sosial.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.