RPS Lab Matching 2026: Langkah Strategis Laboratorium Terpadu IAIN Manado Tingkatkan Mutu Pembelajaran

iainmanado.offcial – Laboratorium Terpadu IAIN Manado menyelenggarakan kegiatan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) Lab Matching yang bertujuan untuk menyelaraskan kebutuhan pembelajaran praktikum pada setiap program studi dengan fasilitas dan layanan yang tersedia di Laboratorium Terpadu IAIN Manado. Kegiatan ini berlangsung di Ruang VIP Gedung Terpadu Lantai I pada Rabu, 10 Juni 2026, dan dihadiri oleh Wakil…

By.

min read

WhatsApp Image 2026-06-10 at 11.37.58

iainmanado.offcial – Laboratorium Terpadu IAIN Manado menyelenggarakan kegiatan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) Lab Matching yang bertujuan untuk menyelaraskan kebutuhan pembelajaran praktikum pada setiap program studi dengan fasilitas dan layanan yang tersedia di Laboratorium Terpadu IAIN Manado. Kegiatan ini berlangsung di Ruang VIP Gedung Terpadu Lantai I pada Rabu, 10 Juni 2026, dan dihadiri oleh Wakil Rektor I IAIN Manado, Kepala Laboratorium Terpadu, Pejabat Pembuat Kebijakan SBSN, serta seluruh Ketua Program Studi di lingkungan IAIN Manado.

Kepala Laboratorium Terpadu IAIN Manado, Aris Soleman, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa kegiatan RPS Lab Matching dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan kesesuaian antara Rencana Pembelajaran Semester yang dimiliki setiap program studi dengan fasilitas laboratorium yang tersedia.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi kebutuhan praktikum yang tercantum dalam RPS masing-masing mata kuliah, kemudian mencocokkannya dengan sarana, prasarana, peralatan, dan ruang laboratorium yang dibutuhkan untuk menunjang capaian pembelajaran mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Laboratorium Terpadu dapat mengetahui secara rinci materi praktikum yang akan dilaksanakan oleh setiap program studi serta kebutuhan fasilitas yang harus disiapkan. Dengan demikian, laboratorium dapat memberikan dukungan yang lebih efektif dan tepat sasaran terhadap proses pembelajaran,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa proses matching dilakukan dengan menelaah materi-materi praktikum yang terdapat dalam RPS, kemudian mengidentifikasi kebutuhan ruang, peralatan, media pembelajaran, hingga dukungan teknis lainnya yang diperlukan. Hasil sinkronisasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan jadwal penggunaan laboratorium, pengelolaan fasilitas, serta pengembangan sarana laboratorium di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud sinergi yang kuat antara Laboratorium Terpadu dan seluruh program studi dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik yang berkualitas, efektif, dan sesuai standar.

Di akhir kegiatan, Kepala Laboratorium Terpadu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh Ketua Program Studi yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan RPS Lab Matching.

Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Ketua Program Studi yang telah hadir dan memberikan masukan dalam kegiatan RPS Lab Matching ini. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Laboratorium Terpadu IAIN Manado serta mendukung pencapaian visi pengembangan institusi ke depan,” tambahnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Manado yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Edi Gunawan, M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa IAIN Manado saat ini sedang mempersiapkan berbagai aspek strategis menjelang pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian PAN-RB terkait proses alih status IAIN Manado menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Menurutnya, transformasi kelembagaan tersebut menuntut peningkatan kualitas berbagai sarana pendukung akademik, termasuk Laboratorium Terpadu yang menjadi salah satu indikator penting dalam pengembangan mutu perguruan tinggi.

Dalam rangka persiapan alih status IAIN Manado menjadi UIN, masih banyak hal yang perlu dipersiapkan, terutama peningkatan kualitas Laboratorium Terpadu. Laboratorium harus mampu mendukung kebutuhan akademik, penelitian, dan praktik mahasiswa sesuai standar yang berlaku,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti beberapa aspek teknis yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya pada ruang praktikum peradilan. Menurutnya, fasilitas yang tersedia harus memenuhi standar praktik persidangan, seperti keberadaan palu sidang, posisi meja hakim yang lebih tinggi dari terdakwa, serta akses masuk hakim yang terpisah melalui pintu belakang sebagaimana tata ruang persidangan yang sesungguhnya.

Selain itu, Prof. Edi Gunawan menegaskan pentingnya komitmen seluruh program studi dalam memanfaatkan Laboratorium Terpadu sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. Untuk menjamin efektivitas penggunaan laboratorium, diperlukan penanggung jawab yang bertugas melakukan sinkronisasi kebutuhan praktikum serta mengatur jadwal penggunaan laboratorium antarprogram studi agar pelaksanaan perkuliahan praktikum dapat berjalan lancar, tertib, dan nyaman.

Koordinasi yang baik antarprogram studi sangat diperlukan agar pemanfaatan fasilitas laboratorium dapat berlangsung secara optimal tanpa terjadi benturan jadwal maupun penggunaan ruang,” tutupnya.(FP)

Tinggalkan Balasan